10 Peristiwa dan Fenomena Langit Mei, Sampai Ada Hujan Meteor

10 Peristiwa dan Fenomena Langit Mei, Sampai Ada Hujan Meteor
10 Peristiwa dan Fenomena Langit Mei, Sampai Ada Hujan Meteor

Seiring dengan Ramadhan, Mei ini kita akan ditemani oleh berbagai acara selestial. Jadi sambil menunggu waktu subuh, Anda bisa menikmati langit bersama keluarga atau teman. Dilansir dari Info Astronomi, berikut adalah beberapa di antaranya.

10 Peristiwa dan Fenomena Langit Mei, Sampai Ada Hujan Meteor
10 Peristiwa dan Fenomena Langit Mei, Sampai Ada Hujan Meteor

1. Konjungsi bulan dengan Venus, Kamis, 2 Mei 2019

Bagi Anda pecinta fenomena surgawi, mari biasakan mendengar istilah “konjungsi”. Konjungsi adalah suatu peristiwa ketika dua atau lebih benda langit terlihat dalam arah yang sama satu sama lain. Mulai Mei ini, Anda akan melihat bulan di sebelah Venus dari pandangan bumi. Posisi Venus hanya tiga derajat dari bulan.

Untuk melihat fenomena ini, Anda perlu melihat langit timur atau arah terbitnya matahari. Venus akan terlihat seperti bintang yang sangat terang, tetapi tidak bersinar. Planet ini akan lebih jelas terlihat jika Anda menggunakan teleskop, tetapi itu tidak berarti Anda tidak dapat melihatnya secara langsung dengan mata telanjang, Anda tahu. Anda dapat melihatnya mulai pukul 05.00 waktu setempat. Anda bisa menikmatinya sampai matahari terbit.

2. Segitiga bulan, Merkurius, dan Venus, Jumat, 3 Mei 2019

Pada tanggal itu, Anda dapat melihat bulan, Merkurius, dan Venus membentuk formasi segitiga. Mereka tampak cerah dan jelas dari pengamatan Anda. Anda dapat mulai mengamati dari 05:30 waktu setempat Anda sampai matahari terbit. Waktunya sangat singkat. Jadi, jangan ketinggalan, huh!

3. Fase bulan baru, Minggu, 5 Mei 2019

Nah, fase bulan baru juga menandai masuknya Ramadhan bagi umat Islam. Itu artinya saatnya berpuasa. Fase bulan baru akan memposisikan bulan antara bumi dan matahari. Namun, karena sudut kemiringan orbit bulan mencapai lima derajat, tidak akan ada gerhana matahari. Fase bulan baru ini terjadi pada 05.57 WIB.

4. Eta Akuarid Meteor Rain, Selasa, 7 Mei 2019

Pada tanggal ini, mari kita nikmati sahur di luar rumah. Itu karena akan ada fenomena Eta Akuarid Meteor Rain. Penampilan meteor ini berada di dekat Bintang Eta Akuarii di Konstelasi Akuarius. Fenomena ini dapat dilihat dengan baik karena bertepatan dengan fase bulan sabit sehingga cahaya bulan tidak mengganggu.

Anda dapat mulai mengamati pada jam 3:00 waktu setempat Anda. Akan ada sekitar 40 meteor per jam. Anda juga dapat menontonnya langsung, Anda tahu, Anda tidak harus menggunakan teleskop.

5. Hubungan bulan dengan Mars, Rabu, 8 Mei 2019

Anda akan melihat Mars berdampingan dengan bulan sabit tipis pada tanggal ini. Mars sendiri akan terlihat seperti bintang kemerahan, tetapi tidak bersinar. Konjungsi bulan dengan Mars sendiri sejauh tiga derajat. Anda dapat mulai mengamatinya pada pukul 18.30 waktu setempat, Anda dapat melihatnya hingga 2 jam 35 menit setelah matahari terbenam.

6. Awal fase bulan perban, Minggu, 12 Mei 2019

Anda dapat menonton bulan perban atau fenomena setengah bulan pada tanggal ini. Posisi bulan akan menjadi 90 derajat dengan matahari dari pandangan bumi. Itu sebabnya, bulan akan muncul setengah. Fase ini akan terjadi pada pukul 08.14 WIB. Namun, tentu saja Anda hanya bisa melihatnya ketika sudah terlambat.

7. Fase bulan purnama, Minggu, 19 Mei 2019

Seminggu setelah bulan berkembang biak awal, Anda dapat menonton bulan purnama. Bulan purnama terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis. Namun, karena kemiringan bulan mencapai 5 derajat sehingga tidak akan ada gerhana bulan. Bulan purnama akan terjadi pada pukul 4:13 sore. Anda dapat menontonnya dari 18 Mei sore hingga matahari terbit pada 19 Mei.

8. Bulan berhubungan dengan Jupiter, Senin, 20 Mei 2019

Kali ini giliran Yupiter untuk berdampingan dengan bulan. Meskipun Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita, Anda hanya akan melihatnya seperti bintang terang yang tidak berkedip. Dua konjungsi hanya berjarak satu derajat. Anda dapat menontonnya dari jam 8:00 malam. waktu lokal Anda.

9. Bulan bersama dengan Saturnus, 23 Mei 2019

Setelah Jupiter, giliran Saturnus dengan bulan. Keduanya hanya sedekat satu derajat dengan yang lainnya. Meskipun konjungsi ini hanya terjadi pada 23 Mei, Anda dapat melihatnya sejak malam 22 Mei. Anda bisa langsung melihatnya. Hanya saja, untuk melihat Saturnus lengkap dengan cincin, Anda perlu menggunakan teleskop.

10. Fase balutan terakhir, Senin, 27 Mei 2019

Sementara itu, fenomena langit bulan Maret lalu adalah fase terakhir dari perban. Sama seperti perban awal, perban terakhir juga akan membuat bulan tampak setengah. Anda bisa menontonnya mulai pukul 23:35 WIB. Saat matahari terbit, bulan akan terlihat tepat di atas kepala kita.

Itu adalah peristiwa langit Mei yang akan menemani puasa Ramadhan Anda. Perlu diingat bahwa peristiwa di atas akan terlihat jelas jika cuaca mendukung dan tidak ada banyak polusi cahaya, ya.

Be the first to comment

Leave a Reply