PNS

Pemerintah Kabupaten Siap untuk Ladeni Gugatan Dokter yang Gagal Menjadi Pegawai Negeri Sipil karena Disabilitas

July 23, 2019

Drg. Romi Syofpa Ismael, seorang penyandang cacat yang gagal menjadi pegawai negeri di Sumatra Barat, berencana untuk mengajukan tuntutan sipil dan pidana. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang membatalkan kelulusan dokter itu mengaku siap melayani gugatan.

“Kami sangat berterima kasih jika Dokter Romi menempuh jalur hukum,” kata Kepala Bagian Hukum Kabupaten Solok Selatan.

Gugatan Dokter yang Gagal Menjadi Pegawai Negeri Sipil karena Disabilitas
Gugatan Dokter yang Gagal Menjadi Pegawai Negeri Sipil karena Disabilitas

Akmal menyatakan, saluran hukum perlu dilakukan untuk menguji kebenaran.

“Kami sangat menghargai jika Dr. Romi menempuh jalur hukum untuk menguji kebenaran materiil dari masalah ini, karena itu juga merupakan hak orang yang bersangkutan,” katanya.

“Dan Pemerintah Kabupaten siap untuk itu,” tambah Akmal.

Dokter Romi dan pengacaranya dari LBH Padang, saat ini sedang mempersiapkan gugatan PTUN kepada Pemerintah Daerah Solok Sekatan, setelah lulus sebagai CPNS di Pemerintah Daerah dibatalkan.

Pengacara dokter akan menyerahkan file klaim ke Pengadilan Tata Usaha Padang pada akhir Juli.
Baca juga: Dokter yang Gagal Menjadi Pegawai Negeri Sipil karena Disabilitas Berubah ke Peringkat 1

Selain Pengadilan Tata Usaha Negara, tim hukum juga menyiapkan pengaduan pidana, karena Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan dianggap telah melanggar Pasal 154 tentang larangan menghilangkan hak atas disabilitas.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply